RSS

Category Archives: Pioneering

Pioneering Progresive

Pioneering Progresive

Aneka bentuk dan teknik pembuatan pioneering

 

 

 

 
Leave a comment

Posted by on Wednesday, January 2, 2013 in Pioneering, Teknik Kepramukaan

 

Tags:

Tali-Temali

MACAM-MACAM SIMPUL TALI

1.     Simpul Ujung Tali atau Gulungan Sederhana (Simple Coil)
Gunanya : Simpul ini digunakan pada akhir gulungan/pintalan tali agar pintalan tali tidak lepas.

2.    Simpul Pangkal atau Ikatan Cengkih (Clove Hitch)
Gunanya : sebagai permulaan ikatan. Simpul ini cukup sederhana dan digunakan untuk mengikat tali pada tiang dan pasak tenda.

3.     Simpul Mati
Gunanya : Digunakan untuk menyambung dua utas tali yang sama besarnya dan merupakan simpul pada tandu.

4.    Simpul Tambat atau Ikatan Balok (Timber Hitch)
Gunanya : Untuk memulai suatu ikatan. Simpul ini mempunyai sifat menjerat, dan digunakan untuk menyeret atau menarik balok.

5.    Simpul anyam
Gunanya  : Untuk menyambung dua utas tali yang tidak sama besar dalam kondisi kering.

6.    Simpul Anyam Berganda
Gunanya : Untuk menyambung dua utas tali dalam keadaan basah atau kering dan tidak sama besar.

7.    Simpul Tiang atau Simpul Tali Membungkuk (Bow Line Knot)
Gunanya : Sifat simpul ini tidak menjerat, seringkali disebut “raja dari segala simpul” karena kegunaannya banyak sekali. Gunanya untuk mengikat suatu benda hidup atau leher binatang, agar yang diikat tidak terjerat dan masih dapat bergerak bebas. Juga baik digunakan untuk mengikat ujung tiang tenda atau pasak yang berlobang.

8    Simpul Tarik
Gunanya : Untuk menambatkan tali pengikat binatang pada sebuah tiang/pohon dan untuk turun ke jurang atau dari atas pohon.

9.    Simpul Tiang Berganda
Gunanya : Untuk mengangkat atau menurunkan benda atau manusia.

10.     Simpul Kursi.
Gunanya : Untuk mengangkat dan menurunkan benda atau manusia.

11.    Simpul Penarik atau Kupu-kupu atau Alteleri (ButterfIy/Altelery Knot)
Gunanya : Sebagai pegangan untuk menarik benda yang besar dan berat. Juga digunakan sebagai pengaman atau penyambung pada tali bila pada tali ada yang rusak.

12.     Simpul Kembar
Gunanya : Untuk menyambung dua Was tali yang sama besar dan dalam kondisi basah atau licin.

13.     Simpul Erat
Gunanya : Untuk memendekan tali tanpa harus memotong.

14.     Simpul Lasso
Gunanya : Untuk menjerat binatang.

15.     Simpul Gulung
Gunanya :    Untuk diikatkan pada tali penarik agar orang lain dapat membantu menarik.

16.     Simpul Nelaya/Pemukat
Gunanya : Untuk menarik balok kayu yang besar

17.     Simpul Tangga Tali atau Simpul Angka Delapan.
Gunanya : Untuk membuat tangga tali.

18.     Simpul Jangkar atau Simpul Prusik (Prusik Knot)
Gunanya :    Membuat tandu darurat atau mengikat ember atau timba. Sifat simpul ini menjepit bila mendapat beban atau tekanan, serta mudah digeser bila tidak mendapat tekanan atau beban.

19.     Simpul Hidup
Gunanya : Untuk mengikat tiang.

20.     Simpul Tetap
Gunanya : Untuk mengikat tiang lebih lama.

21.     Simpul Hidup Berganda
Gunanya : Untuk mengikat tiang atau mengangkat balok.

22.     Simpul Guling
Gunanya : Untuk mengikat tiang

 
Leave a comment

Posted by on Wednesday, January 2, 2013 in Pioneering, Teknik Kepramukaan

 

Tags:

Ikatan

IKATAN

1. Ikatan Palang

2. Ikatan Silang

3. Ikatan Sambungan Sejajar.

4. Ikatan Sambungan Silang

5.  Ikatan Kaki Tiga

 
Leave a comment

Posted by on Wednesday, January 2, 2013 in Pioneering, Teknik Kepramukaan

 

Tags:

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.